Selamat Datang

MEDIA INFORMASI KAMPUS 
 

                                            

PESERTA KPM HARUS MEMILIKI MODAL KEAGAMAAN

     Para peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIN Malikussaleh Tahun akademik 2015-2016 diharapkan agar memiliki bekal pengetahuan dan keahlian yang cukup agar ketika berada di tengah tengah masyarakat dapat melaksanakan pengabdian secara maksimal. Harapan itu disampaikan Ketua STAIN Malikussaleh yang diwakili Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum, perencanaan dan Keuangan Darmadi, M.Si  saat membuka acara coahing KPM STAIN Malikussaleh hari Rabu tanggal 28 Januari 2015 di aula Jurusan Syariah Alue Awe. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua III Bastiar, MA, Ketua Pusat Pengabdian Masyarakat Drs Mahdi A.Syihab, MH serta panitia Pelaksana KPM 2015.

     “masyarakat menganggap bahwa mahasiswa STAIN Malikussaleh adalah orang-orang yang memiliki bekal ilmu agama yang mantap karena terdiri dari jurusan Tarbiyah, Syariah dan Dakwah, karena itu beban mahasiswa KPM dari STAIN akan sedikit lebih berat” sebut Darmadi.

     Lebih lanjut Darmadi menambahkan bahwa selama ini mahasiswa yang melaksanakan KPM di tengah-tengah masyarakat masih mengalami kendala terutama dalam persoalan-persoalan keagamaan yang diinginkan oleh masyarakat seperti menjadi imam shalat, khatib Jum’at dan mempimpin acara-acara keagamaan lainnya. “karena itu STAIN Malikussaleh sebelum menurunkan mahasiswa melaksanakan KPM terlebih dahulu memberi melakukan uji kemampuan menjadi imam, khatib dan memimpin doa-doa “ urainya.

     Bahkan tahun ini peserta KPM STAIN Malikussaleh akan dititipkan di pesantren pesantren terdekat sebelum turun ke desa-desa melaksanakan pengabdian. “di pesantren kita berharap agar peserta KPM bisa mempersiapkan bekal yang lebih matang sebelum turun ke lokasi KPM, jangan sia-siakan kesempatan untuk pembekalan di pesatren ini ” harapnya.    

     Ia berharap agar peserta KPM dapat mengikuti coaching ini dengan sunggguh-sungguh sebab materi-materi yang akan disampaikan dalam pembekalan ini sangat berguna bagi mahasiswa yang akan mengikuti KPM di tengah-tengah masyarakat. Selain itu Darmadi juga berharap agar para peserta KPM dapat menjaga etika pergaulan ketika berada di tengah-tengah masyarakat.”Bagaimana tampilan para peserta KPM ketika melakukan pengadian bersama masyarakat, maka begitulah masyarakat menilai mahasiswa STAIN secara keseluruhan. Karena itu jaga diri dan almamater STAIN, apalagi tema KPM kita adalah membangun gampoeng berbasis Syariat Islam”pungkasnya. 

 

 

 

 

 

                                           
                                            497 PESERTA KPM
                               IKUT PEMBEKALAN DI PESANTREN

 

 Sebanyak 497  mahasiswa akan melaksanakan kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIN Malikussaleh gelombang pertama tahun akademik 2015-2016. Mereka akan ditempatkan di desa desa dalam Kecamatan Langkahan dan Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Untuk tahun ini sebelum diturunkan ke desa-desa, seluruh peserta KPM STAIN Malikussaleh akan ditempatkan di pesatren-pesantren untuk pembekalan ilmu-ilmu agama.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Pelaksana KPM STAIN Malikussaleh Mahdi A.Syihab, MH dalam laporannya saat acara pembukaan Coaching (pembekalan) KPM STAIN hari Rabu 28 Januari 2015 di Aula jurusan Syariah Alue Awee. Pemateri yang memberi pembekalan antara lain Ketua STAIN Malikussaleh yang diwakili Wakil Ketua Darmadi, M.Si,  dan para pimpinan Darul Abrar Paloh Batee, Darul Ichwan Hagu Barat Laut, Raudhatul Jannah Puentuet.

 “jumlah peserta KPM Tahun ini mencapai 884 orang sehingga kita terpaksa membagi peserta menjadi 2 gelombang. Untuk gelombang pertama berjumlah 497 orang dan sebelum turun ke lapangan, peserta KPM akan diberi pembekalan selama satu hari penuh di kampus dan dilanjutkan di pesantren-pesantren ”sebutnya. Ditambahkannya bahwa tema KPM STAIN Malikussaleh Tahun ini adalah membangun gampoeng berbasis Syariat Islam. Karena itu sebelum diturunkan ke lapangan, peserta KPM kali ini akan dititipkan ke pesantren-pesantren untuk menambah bekal ilmu agama.
 
Adapun pesantren yang akan ditempatkan mahasiswa  KPM untuk pembekalan adalah Dayah Darul Abrar Paloh Batee, Darul Ichwan Hagu Barat Laut, Raudhatul Jannah Puentuet, Al Hidayah Blang Teu Meuraksa, Dayah Rudi Nisam, Babul Huda Lhoksukon, Babul Musta’adah Rayeuk Minjee, Dayah Abu Usman Bayu.

Para peserta akan memulai pembekalan di dayah dayah tersebut mulai tanggal 29 Januari sd  12 februari 2015 dan akan ditempatkan di desa desa dalam Kecamatan Langkahan dan Cot Girek dalam pelaksanaan kegiatan KPM mulai  16 Februari sd 31 maret 2015.

 ”Harapan kami para peserta pembekalan dapat mengikuti kegiatan di pesantren-pesanren tersebut untuk memperdalam ilmu agama agar memiliki persiapan yang matang sebelum terjun ke masyarakat”  demikian Mahdi Syihab.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                               Mengapa Parkir Mundur

Parkir mundur lebih baik, mengapa ? tentu yang pertama akan mudah dan cepat saat hendak meninggalkan tempat, dan tidak terlalu sulit saat melakukan pemarkiran, dan yang lebih utama adalah parkir mundur lebih aman untuk kejadian-kejadian yang luar biasa seperti kebakaran dan bencana alam lainnya, dengan parkir mundur mobil akan lebih mudah meninggalkan tempat bila kondisi musibah terjadi (kesiap-siagaan bencana), parkir mundur juga baik dilakukan di bagasi rumah.

Pada perusahaan besar atau perusahaan asing biasanya menerapkan parkir mundur, demikian juga yang terlihat pada pelataran parkiran STAIN Malikussaleh Lhokseumawe, para pengguna  mobil melakukan parkir mundur teratur, terlihat lebih rapi dan kompak tanpa komando.

 
Jum’at  Bersih-bersih

 

 

Jum’at bersih  (23/01/2015), melibatkan seluruh jararan pejabat struktural dan staf/karyawan STAIN Malikussaleh Lhokseumawe, aksi bersih-bersih kali ini akan merambah Gedung Biro, Gedung Syari’ah dan Gedung Dakwah.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga kebersihan, keindahan dan kenyamanan di lingkungan kampus sesuia dengan instruksi Nomor Sti.30/03/KP.01.2/86/2015, tentang pelaksanaan kegiatan gotong royong dilingkungan STAIN Malikussaleh Lhokseumawe.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 wib ini dan suasana Gotong royong masih terasa hingga menjelang jum’at, efektif pelaksanaan gotong royong ini berjalan hingga pukul 10.30.

Melihat kondisi lingkungan kampus yang masih jauh untuk dapat disebut indah, bersih dan nyaman, ada kemungkinan kegiatan gotong royong ini akan dilaksanakan setiap jumat pagi, hanya waktunya nanti yang akan disesuaikan, agar tidak mengganggu kegiatan lainnya, demikian disampaikan oleh Kasubbag. Umum.
 
 
 
  “Taqninul Ahkam; Menggali nilai-nilai Syari'at dalam HukumNasional”
 STAIN Malikussaleh Lhokseumawe, akan menggelar Seminar Nasional dengan Thema : “Taqninul Ahkam; Menggali nilai-nilai Syari'at dalam HukumNasional” yang insyaAllah akan berlangsung pada Minggu Kedua Bulan Februari 2015.
 Kegiatan ini akan menghadirkan pemateri diantaranya dari  Pemateri : Dari IUN Bandung, MPU Aceh, UIN Medan , UIN Banda Aceh. Salah Seorang Pimpinan Dayah  di Aceh dan serta dari tuan rumah  STAIN Malikussaleh Lhokseumawe.
Koordinator kegiatan, Zulfikar Ali Buto menyampaikan, Jumlah peserta yang akan di undang utk mengikuti seminar ini sebanyak 150 orang yang terdari dari perwakilan Perguruan Tinggi Agama Islam dari 53 PTAI seluruh Indonesia sebanyak 53 orang, Kepala Sekolah, Pimpinan Dayah,  anggota Dawan Perwakilan Rakyat (DPRK) Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe (Komisi Terkait), , MPU, Mahkamah syariah, Polres. Kejaksaan, Dinas Syariat dan mahasiswa.
 Kegiatan Seminar Sehari ini adalah salah satu kegiatan dari rangkaian kegiatan Milad STAIN Malikussaleh Lhokseumawe yang terdiri : Silaturahmi  Nasional  bersama  para  Tokoh Aceh Peduli  Pendidikan dan Dirjen Pendis Kemenag R.I, Seminar Nasional “Taqninul Ahkam ; Menggali  nilai-nilai   Syariat  dalam  Hukum Nasional”,  Bedah  Buku  hasil  karya  dosen  dan  Mahasiswa   STAIN Malikussaleh Lhokseumawe,  Donor Darah, STAIN Berbagi;  kepada  “orang-orang kecil”  dan Mahasiswa Kurang Mampu.  STAIN Peduli “Baksos”,   Lomba Qiraatul Kutub Pertandingan olah raga,  MoU  dengan  kampus-kampus  terkemuka  dan  lembaga-lembaga  terkait,  Penghargaan kepada warga kampus  “berprestasi” dan “berkontribusi”. [sai]
                  
 
 
 
PIMPINAN STAIN SURVEY LOKASI AUDITORIUM

 

Para Pimpinan STAIN Malikussaleh Lhokseumawe Wakil Ketua (Waket) – I, II dan III melakukan persiapan pembangunan Gedung Auditorium Kampus dengan melakukan survey lokasi dan pengukuran tanah pertapakannya pada rabu (20/01/2015.)

Turut dalam rombongan ini Kabag dan Kasubbag Keuangan yang didampingi oleh seorang tenaga konsultan ahli. Tujuan dari survey ini adalah untuk memastikan letak pembangunan Gedung auditorium nantinya sudah sesuai dengan masterplant pembangunan kampus, strategis, efektif dan efesien dalam penggunaan nantinya.

Kegiatan ini lebih awal dilakukan, agar kampus memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan yang matang dan rekanan nantinya juga memiliki waktu yang cukup untuk bekerja, sehingga diharapkan akan melahirkan gedung auditorium yang berkwalitas.
Wakil Ketua STAIN Darmadi, M.Si, mengatakan luasan gedung auditorium ini nantinya direncanakan sekitar 1500                                  , luasan ini diharapkan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pengunaannya dalam jangka panjang ke depan.  
 
Zulfirman-Gunawan Terpilih sebagai Gubernur-wakil gubernur Mahasiswa Jurusan Tarbiyah STAIN Malikussaleh Lhokseumawe Periode 2015-2016.
 

Komite Independen Pelaksana Pemilihan (KIPP) Jurusan Tarbiyah STAIN Malikussaleh Lhokseumawe,  kamis (15 januari 2015)  melaksanakan Pemilihan Raya (PEMIRA) di kampus Tarbiyah Buket Rata dan Tarbiyah Alue Awee, dalam siaran persnya Taufik Syarbaini (ketua KIPP) menyampaikan, pada tahun ini Cuma dua calon kandidat mendaftarkan diri kepada kami, yaitu no urut 1 Zulfirman dan Gunawan masing-masing dari prodi Bahasa Arab dan Prodi Pendidikan Agama Islam, sedangkan no urut 2 Mahzar dan Fakhrurreza masing-masing dari Prodi Bahasa Inggris dan Prodi Matematika.

 

Taufiik menambahkan, jumlah pemilih tetap adalah 2120 pemilih dari 7 prodi dan 3 TPS, namun jumlah pemilih yang memberikan suara hanya berjumlah 887 pemilih, berdasarkan hasil rekapitulasi suara oleh KIPP, pasangan no urut 1  memperoleh 561 suara, sedangkan pasangan no. Urut 2 memperoleh  316 suara, dan suara  Rusak sebanyak  10 suara.

 

Pasangan no urut 1 unggul 245 suara dari 3 TPS yang disediakan, maka dengan itu pasangan no urut 1 secara resmi sah terpilih menjadi gubernur –wakil gubernur Jurusan Tarbiyah STAIN Malikussaleh Lhokseumawe periode 2015-2016.
 Semoga pasangan terpilih dapat menjalankan tugas dan amanahnya sesuai dengan visi-misinya dan menjunjung tinggi Almamater STAIN Malikussaleh serta mendukung perubahan status kampus menjadi IAIN dan untuk pasangan yang belum terpilih semoga dapat berkontribusi juga dalam berbagai aktivitas kemahasiswaan nantinya.[sai]. 

  

 

                            “2 jam bersama Bpk. Fitriyel Hanif, M. Ag.” 

 

 

 

 STAIN Malikussaleh kembali mengadakan kegiatan kemahasiswaan menyambut kepulangan Bapak Fitriyel Hanif, M.Ag., Beliau adalah seorang mantan Hakim Mahkamah Syari’ah Lhokseumawe dan juga Mantan dosen senior di Jurusan Syari’ah Prodi Ahwal Al-SyakhsiyahSTAIN Malikussaleh Lhokseumawe

Kegiatan yang bertajuk “2 jam bersama Bpk. Fitriyel Hanif, M. Ag.”  Dilaksanakan dalam bentuk Kuliah Umum dengan tujuan utama adalah dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa STAIN Malikussaleh dan khususnya Mahasiswa/i Prody Ahwal Al-syakhsiyah. Semester Akhir.

Kegiatan yang berlangsung dilaksanakan di “Ruang Pengadilan Semu” Jurusan Syariah STAIN Malikussaleh Lhokseumawe berlangsung tanggal 19 Januari 2015 dari pukul 14.00-16.00 dihadiri sekitar 50-an peserta.

Diharapkan dari kegiatan ini akan membekali mahasiswa di bidang kepengacaraan. Sehingga mahasiswa dapat meningkatkan kualitas diri, tidak gamang setelah menjadi Sarjana Hukum Islam,  apalagi kedepan ditengah era persaingan bebas dan era masyarakat ekonmi asean yang pastinya memerlukan keahlian-keahliah khusus disamping harus memiliki kemampuan dasar seperti bahasa, komputer dan IT.

 
Bapak Fitriyel Hanif, M.Ag., saat ini adalah Hakim Pengadilan Agama Tiga Raksa Tanggerang,  beliauh berkisah tentang pengalamannya sebagai Hakim dengan memberikan pengetahuan-pengetahuan praktek peradilan, dimana tidak selalu sama antara tiory yang dipelajari di bangku kuliah dengan kenyataan saat bekerja, karenanya kegiatan seperti ini menjadi sangat penting agar mahasiswa benar-benar siap menghaddapi kenyataan pasca kuliah nantinya. [sai]
 
 
STAIN LAKSANAKAN WORKSHOP KURIKULUM KKNI

Dalam upaya meningkatkan kwalitas kurikulum untuk meningkatkan mutu dan kwalitas lulusan STAIN Malikussaleh Lhokseumawe melaksanakan evaluasi kurikulum dengan kegiatan worskhop kurikulum  Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Acara yang dilaksanakan hari Kamis tanggal 15 Januari 2015 di aula biro Alue Awe diikuti 50 orang peserta yang terdiri dari Para Wakil Ketua, Ketua Jurusan, Sektaris Jurusan, Ketua Program Studi, dan Kepala UPT dan para dosen di lingkungan STAIN Malikussaleh.

Ketua Panitia Pelaksana Dr Syahrizal, MAg dalam laporannya menyatakan bahwa worskhop ini dilaksanakan selama satu hari penuh untuk menerima masukan mengenai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sebelum merivisi kurikulum yang selama ini diberlakukan di STAIN Malikussaleh Lhokseumawe.Pemateri dalam kegiatan adalah Mardiana Irawaty, M.Sc, ST dosen Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA) Jogjakarta.

“kami berharap para peserta dapat menerima input-input baru yang berkenaan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) untuk kemudian kita atur langkah-langkah merevisi kurikulum yang selama ini diberlakukan di kampus STAIN Malikussaleh” harap Wakil Ketua I STAIN Malikussaleh bidang pendidikan dan pengajaran itu.

Ketua STAIN Malikussaleh Dr H.Hafifuddin, MAg dalam sambutannya saat membuka acara menjelaskan bahwa ke depan alumni STAIN Malikussaleh harus dapat bersaing dengan berbagai alumni PTN dan PTAIN lain di seluruh Indonesia. “alumni kita harus mampu menjawab tantangan zaman ke depan yang semakin kompleks, karena itu harus kita mulai dari kurikulum yang bagus” sebutnya.

Lebih lanjut, Hafifuddin berharap agar penerapan kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dapat segera direalisasikan di kampus STAIN Malikussaleh ke depan.”kita harus mempersiapkan kurikulum yang kuat dan tenaga pengajar yang berkualifikasi pendidikan yang tepat agar kurikulum kita tidak salah sasaran” pesannya.

Hafifuddin juga berjanji akan terus memperbaiki kurikulum yang berlaku di STAIN Malikussaleh dan meningkatkan kualifikasi pendidikan para dosen di STAIN Malikussaleh ke jenjang S-3 (program doktor) untuk meningkatkan mutu dan kwalitas lulusan ke depan.”ini penting  karena kurikulum dan dosen itu sangat menentukan dalam proses pendidikan dan pengajaran di Perguruan Tinggi” ujarnya.   [dar]

 

 

 
MAHASISWA PPL DIMINTA TINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI 
 Mahasiswa yang akan melaksanakan Praktek Pengajaran Lapangan (PPL) diharapkan dapat  meningkatkan kemampuan berkomunikasi agar dapat menyesuaikan diri dengan iklim komunikasi di sekolah. Jika kemampuan berkomunikasi tidak dimanfaatkan secara maksimal, maka mahasiswa akan mengalami banyak kendala dalam mempraktekkan ilmu yang selama ini dipelajari di Kampus di sekolah sekolah.
 
Harapan itu disampaikan Wakil Ketua IV STAIN Malikussaleh Darmadi Sulaiman,MSi ketika membuka acara coaching PPL mahasiswa Jurusan Tarbiyah STAIN Malikussaleh di kampus Alue Awe Sabtu (14/9). Hadir dalam kesempatan itu Ketua Jurusan Tarbiyah Sofyan Arianto, MPd, para Ketua Program Studi di lingkungan Tarbiyah dan para undangan lainnya.
 
“PPL ini pada dasarnya adalah memperkenalkan lapangan kerja menjadi seorang guru profesional dengan  mengajar bagi pesertanya, karena itu peserta PPL diharapkan dapat mempraktekkan ilmu yang selama ini dipelajari di kampus di sekolah tempat  melaksanakan PPL’ ujar Darmadi. Selain itu ia mengharapkan kepada para peserta PPL untuk menyesuaikan diri dengan suasana sekolah tempat melaksanakan PPL” bangun komunikasi dan kerja sama dengan semua pihak, tunjukkan kemampuan akademis dengan penuh percaya diri  dan jaga almamater STAIN Malikussaleh dengan baik selama anda mengikuti PPL ini” harap Darmadi

Ketua Pelaksana coaching PPL Syahrizal, MAg dalam laporannya menjelaskan bahwa coaching dilaksanakan selama 2 hari dengan menghadirkan pemateri dari Disdikpora Kota Lhokseumawe, Kemenag Aceh Utara  serta Dosen Tarbiyah STAIN Malikussaleh.”jumlah peserta 432 orang dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Inggris dan Matematika. Mereka akan ditempatkan di 70 sekolah di wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara mulai tanggal 16 September s/d 16 November 2013” pungkas Syahrizal.

JADIKAN PUSTAKA SEBAGAI TEMAN KULIAH
 Mahasiswa STAIN Malikussaleh diharapkan untuk menjadikan pustaka sebagai teman dalam membantu proses belajar mengajar. Karenanya mahasiswa diharapkan selalu mengunjungi perpustkaan dan membaca buku minimal satu judul buku dalam sehari. Harapan itu disampaikan Ketua STAIN Malikussaleh Lhokseumawe Dr Iskandar , MCL saat membuka acara Online Public Acses Catalog (OPAC) yang dilaksanakan oleh Unit Perpustakaan STAIN Malikussaleh pada hari Jum’at tanggal 4 Oktober 2013 di gedung Pustaka Kampus Alue Awee. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua IV, Darmadi, Msi, Kabag Drs A.Bakar Sidiq,
 
Kepala Perpustakaan STAIN Yusnaini Ilyas, serta para Ketua Jurusan, Sektaris Jurusan dan Ketua Prody di lingkungan STAIN Malikussaleh.“Selamat menjadi mahasiswa STAIN Malikussaleh, dan jadikanlah Pustaka dengan segala judul buku yang ada ini sebagai teman Anda.
 
Dalam agama dianjurkan kita agar mampu menambah seorang teman dalam sehari, maka dalam kuliah kita harus bisa membaca satu buku dalam sehari ” ujar Iskandar.Lebih lanjut Iskandar menambahkan bahwa jika dosen tidak bisa masuk memberi kuliah, maka mahasiswa dapat memperdalam sendiri ilmu dengan mengunjungi dan membaca buku di pustaka.
 
Selain itu, buku-buku yang ada di Pustkaka akan sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas selama perkuliahan.“yang paling penting adalah motivasi pada mahasiswa itu sendiri, dalam arti mau pergi ke pustaka untuk membaca buku atau tidak, karena itu kepada mahasiswa baru saya berharap agar mengikuti kegiatan ini dengan serius dan memanfaatkan pustaka sebagai tempat untuk memperdalam ilmu-ilmu yang diberikan oleh para dosen di ruang kuliah” harap Iskandar.
 
Ketua Panitia Pelaksana Mutia Rahmi, Amd dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan OPAC ini dikuti oleh seluruh mahasiswa baru STAIN Malikussaleh tahun akademik 2013-2014 yang berjumlah 801 orang. “Kegiatan ini akan dilaksanakan setiap hari Sabtu-Minggu sampai dengan bulan November 2013, adapun pemateri yang akan mengisi kegiatan pelatihan ini berasal dari Perpustakaan Daerah dan Karyawan Pustaka STAIN Malikussaleh Lhokseumawe” demikian Mutia Rahmi.
 
 
 PERDALAM TEKNOLOGI KOMUNIKASI  
UNTUK BERDAKWAH
Penggunaan Ilmu Komunikasi untuk melaksanakan kegiatan dakwah saat ini sudah semakin luas seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi informasi.
Selengkapnya baca dihalaman Progam Studi -->  Jurusan Dakwah
JURUSAN DAKWAH LAKSANAKAN KULIAH UMUM
Mengawali masa perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2013-2014 Jurusan Dakwah STAIN Malikussaleh menghadirkan Guru Besar Komunikasi Islam pada IAIN Sumatera Utara.
Selengkapnya baca dihalaman Progam Studi -->  Jurusan Dakwah

News & Events
29-01-2015
STAIN Membuka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun 2015-2016
STAIN Malikussaleh Lhokseumawe Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SPAN PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam
read more...

16-01-2015
3 Tamsilan Sifat Hati Manusia
Hati Manusia memiliki 3 (tiga) sifat yang jika di ilustrasikan dengan tanah maka sifat hati yang pertama adalah seperti tanah liat, tanah karang dan tanah
read more...

08-01-2015
STAIN Malikussaleh Lhokseumawe mendapatkan Tambahan 17 Tenaga PNS Calon Dosen Tahun 2015
STAIN Malikussaleh Lhokseumawe Mulai tahun 2015 akan mendapat tambahan tenaga Pengajar Dosen PNS sebanyak 17 (tujuh belas) orang, berdasarkan pengumuman
read more...



Testimonial
17-03-2014
Muhammad Jafar
Assallamuallaikum,Wr.Wb. Salam keiklasan menuju STAIN ke IAIN ,semoga semakin ada perubahan dalam dinamika kebersamaan tanpa terbesit kepentingan -kepentingan
read more...

06-03-2014
Muhammad Jafar
Alhamdulillah STAIN dahulu telah berubah drastis dengan kondisi sekarang ,dahulu ketika status swasta dibawah kepemimpinan Pak Thaleb dan Pak Hafif
read more...

05-01-2014
Muhammad Suhery (Sekjend BEM STAIN Mal 2012/2013)
Assalamualaikum. . .wr. .wb. . STAIN Malikussaleh. . . terbenak difikiran saya andai kata ada yang berani mengusung tema "Visit STAIN Malikussaleh
read more...

25-02-2013
taufik syarbaini
perubahan kualitas stain juga harus dilakukan oleh mahasiswa dengan membentuk karakter kesadaran untuk belajar memenuhi kebutuhan batin akan ilmu. Tidak
read more...

21-02-2013
Muhammad Nasrullah Ar-Rayyan
Dulu saya tidak percaya STAIN Malikussaleh mampu membuat saya menjadi orang saat ini. Berkat Ilmu yang saya dapatkan di STAIN Malikussaleh dan melalui
read more...

Total Pengunjung : 12846

Copyright © 2011 STAIN Malikussaleh All Rights Reserved